Kesalahan Saat Membeli Tanah Kavling

  1. Tidak Mempertimbangkan Lingkungan Sekitar

Beberapa pembeli pasti akan mengambil keputusan yang terburu buru jika ditawari harga yang murah, dan tanah yang ditawarkan pun dengan kondisi yang baik. Kesalahan tersebut yang akan membuat Anda menyesal jika melakukannya. Akan lebih baik jika Anda melakukan survei langsung di lingkungan sekitar, dan pertimbangkan juga apakah kawasan tersebut strategis, rawan bencana, atau sering sepi.

  • Tidak Memikirkan Biaya Tambahan atau Biaya Tersembunyi

Saat membeli properti khususnya tanah kavling, akan ada beberapa pengeluaran tak terduga seperti biaya materai, biaya legal, dan yang paling utama adalah biaya pajak. Sering kali, biaya biaya tersebut tidak dibicarakan diawal negosiasai dan pembeli pun terkadang tidak memikirkan hal itu. Maka akan lebih baik jika Anda menyiapkan biaya tersembunyi atau setidaknya bertanya agar tidak menyesal saat membeli tanah kavling.

  • Mudah Percaya Dengan Sebuah Omongan

Proses jual beli properti adalah transaksi yang cukup besar dalam sebuah hukum. Hal tersebut  membuat beberapa makelar properti menjanjikan sesuatu yang menggiurkan. Namun, sebagai pembeli tanah kavling, jangan sekali kali percaya dengan perkataan penjual kecuali terdapat perjanjian tertulis yang ditandatangani oleh kedua belah pihak.

  • Tidak Diasuransikan

Asuransi dalam properti khususnya tanah memang dianggap tidak penting oleh sebagian orang. Namun bukan berarti hal tersebut tidak menjadi pertimbangan dalam melakukan transaksi jual beli tanah. Asuransi properti memiliki banyak manfaat bagi penjual maupun pembeli sebagai ganti rugi jika terjadi sesuatu dalam tanah yang dibeli.

  • Check Kelengkapan Surat-Surat Tanah

Surat – surat atau legalitas Rumah pasti lengkap termasuk SHM & IMB, karena jika pihak Bank menyetujui Kredit atas pembelian Rumah berarti Surat – surat Rumah tersebut pasti sudah lengkap.

Tinggalkan Balasan