Ilahi, Akulah Fakir Dalam Kecukupanku Bagaimana Aku Tidak Fakir Dalam Kefakiraku?
Ilahi, Akulah Si Bodoh Dalam Pengetahuanku Bagaimana Aku Tidak Bodoh Dalam Kebodohanku?
Ilahi, Ragam Aturanmu Di Semesta Ini Dan Kecepatan Manifest Ketentuan-KetentuanMu Telah Mencegah Hamba-HambaMu Yang MengenalMu Dan Tiada Harapan DariMu Dalam Cobaan (Kecuali PadaMu)
Ilahi, Dariku Layaklah Dengan Cacian DariMu Layaklah Dengan Pujaan Ilahi, Engkau Sifati DiriMu Dengan Kelemahlembutan Padaku Sebelum Adanya Kelemahanku Apakah Engkau Tega Menghalangi Lemah LembutMu Setelah Adanya KelemahanKu?
Ilahi, Jika Yang Tampak Kebajikan Padaku Itu Sungguh, Itulah AnugerahMu Padaku Jika Yang Tampak Itu Keburukanku Sungguh, Itulah KeadilanMu, Dan HakMulah Berhujjah Padaku
Ilahi Bagaimana Engkau Serahkan Itu Padaku Sedangkan Diriku Telah Memasrahkan Diri PadaMu Bagaimana Jua Aku Mengurangi Hakku Sedang DiriMu Yang MenolongKu
Ilahi Bagaimana Aku Tak Beruntung Sedang Engkaulah Yang MenyayangiKu Inilah Aku, Tawassul PadaMu Dengan Kefakiranku Di SisiMu Kefakiran Yang Yang Menujukkan PadaMu Dan Menyambungkan Hubungan Di SisiMu
Ilahi Bagaimana Mungkin Aku Bertawassul PadaMu Dengan Kemustahilan-Kemustahilan Untuk Bersambung DenganMu?
Ilahi Bagaimana Jua Aku Mengeluh PadaMu Tentang Derita Sedangkan Tak Samar Sedikit Pun Dari PandanganMu Bagaimana Aku Urai Dengan Kata-Kataku PadaMu Sedang Kata Itu DariMu Dan Menuju KepadaMu?
Ilahi Bagaimana Aku Gagal Menempuh Cita-Citaku Sedang Aku Telah Menebusnya BagiMu Bagaimana Ahwal Ruhaniku Tak Elok Padahal BersamaMu Tegak Berdiri Menuju KepadaMu?
(Dari Munajatnya Di Akhir Alhikam.)